-
FX HARSONO: Sebuah Monografi

Buku ini merupakan telaah mengenai karya-karya FX Harsono, perupa kontemporer Indonesia terkemuka. Tragedi Mei 1998 telah mengubah jalan seni perupa ini. Sebagai seniman keturunan Tionghoa, FX Harsono mengawali kariernya sebagai seniman yang terlibat dalam masyarakatnya. Peristiwa 1998 memunculkan kesadaran baru perihal apa itu masyarakat dan bagaimana ia mesti berhadapan dengan identitas ketionghoan-nya yang terwacanakan sebagai…
-
KALACITRA: Kumpulan Esai Fotografi

Kalacitra melanjutkan perbincangan fotografi sebagai praktik visual oleh Seno Gumira Ajidarma seperti disajikan dalam Kisah Mata. Merupakan kumpulan resensi pameran foto, catatan kritis atas foto-foto jurnalistik, paradoks keindahan dalam foto, imaji-imaji foto dalam komik, roman, larik-larik puisi, sampai fiksi-manipulasi dalam praktik fotografi mutakhir. Rentang penulisan, 1999 – 2021, memberikan gambaran perihal waktu (kalacitra) yang tersaji…
-
Kisah Mata – Fotografi Antara Dua Subyek: Perbincangan Tentang Ada.

Seno Gumira Ajidarma berfilsafat mengenai foto, praktik memotret dan kemudian memandang foto. Apakah foto mengandaikan suatu pandangan yang obyektif atau justru subyektif? Kisah Mata tidak membincangkan apakah sebuah foto adalah seni atau bukan seni, obyektif atau subyektif, tapi dalam kaitannya dengan cakrawala “Ada”, dilahirkan oleh Subyek-yang-Memotret, disaksikan oleh Subyek-yang-Memandang. Dari peleburan cakrawala keduanya lahirlah keberadaan…
-
Principia Logica

Judul panjang buku ini menjelaskan duduk perkara yang mau didedahkannya, yakni cara baru penulisan filsafat dengan mengembalikannya pada asasnya yang paling dasar, yakni logika. Melalui nalar logis atau prinsip-prinsip logika, filsafat akan menemukan surganya, di mana semua filsuf dari segala mazhab dan semua zaman dapat melakukan perbincangan. Dimaksudkan oleh penulisnya sebagai Bab Pertama dari proyek…
-
Rupa, Kata, Obyek dan Yang Grotesk: Esai-Esai Seni Rupa dan Filsafat Seni (1961-2021). *

Goenawan Mohamad (GM) selama ini memang dikenal sebagai penyair dan esais produktif. Dari sekian banyak esainya, GM juga menulis mengenai karya-karya seni rupa atau seni visual. Buku ini mengumpulkan esai-esai tentang seni rupa, estetika, filsafat seni dan naskah-naskah ceramahnya mengenai estetika yang ditulis dalam rentang waktu enam dekade, sejak ia mulai masyhur sebagai penyair lirik…
-
Galeri Seni Rupa Pop: Arsip Galeri Pop Art/Galeri Aktuil/ Puisi-Puisi Awam Majalah Aktuil (1975-1977)

Dua penulis seni rupa terkemuka di Indonesia—Sanento Yuliman dan Jim Supangkat— menuliskan catatannya atas gambar-gambar pop dan puisi-puisi awam yang dikirimkan pembaca ke majalah Aktuil, melalui rubrik-rubrik unik Galeri Pop Art/ Galeri Aktuil/ Puisi-Puisi Awam di majalah musik pop terdepan dalam dasawarsa 1970-an. Bersumber dari pengarsipan yang dikerjakan oleh Irama Nusantara di Jakarta, karya-karya pop…
-
Keindonesiaan, Kerakyatan dan Modernisme Dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia

Bersumber dari naskah skripsi Sanento Yuliman di Bagian Seni Rupa ITB (Institut Teknologi Bandung), berjudul Beberapa Masalah dalam Kritik Seni Lukis di Indonesia (1968). Skripsi ini mendapat Anugerah Hamid Bouchouareb dari Seni Rupa ITB sebagai karya tulis terbaik. Sanento mencatat sejumlah ironi dalam penulisan kritik seni lukis semenjak perkembangannya di zaman Jepang. Yakni, soal pelabelan…
-
Pasfoto Sang Iblis: Bunga Rampai Esai Kebudayaan, Puisi, Karikatur, dan lain-lain (1966-1990)

Buku ini berisi ragam karya tulis dan gambar-gambar oleh Sanento Yuliman (1941-1992), berupa esai-esai politik dan kebudayaan, puisi, karikatur, ilustrasi dan satu-satunya cerita pendek yang ditulis dalam rentang waktu tiga dasawarsa, semenjak ia tercatat sebagai aktivis mahasiswa di Bandung, karikaturis dan ilustrator untuk koran Mahasiswa Indonesia pada akhir 1960-an, sebagai perupa, penyair dan kelak dikenal…
-
Estetika Yang Merabunkan: Bunga Rampai Esai Dan Kritik Seni Rupa (1969-1992)

Buku ini mengumpulkan esai-esai seni rupa, ulasan pameran maupun artikel bersumber dari makalah yang ditulis oleh Sanento Yuliman hampir sepanjang masa hidupnya, ketika ia mulai menulis esai dan kemudian lebih produktif sebagai kritikus seni sejak akhir 1960-an. Tulisannya tersebar di berbagai media massa cetak, seperti koran Kompas, Pikiran Rakyat, Media Indonesia, majalah Budaja Djaja, dan…
-
Dari Pembantu Seni Lukis Kita: Bunga Rampai Tulisan Oei Sian Yok 1956-1961

Buku ini menghimpun buah tangan Oei Sian Yok (1926-2002), sosok di balik “Pembantu Seni Lukis Kita” yang menulis di majalah Star Weekly pada 1956-1961. Tulisan-tulisannya merupakan catatan perjalanan keluar masuk berbagai pameran seni di Jakarta, dari pelukis-pelukis terkemuka seperti Affandi, Lee Man Fong, Hendra Gunawan, Sudjojono sampai pameran yang jarang mendapat perhatian serius, seperti pameran…
