APA RAKYAT BISA SALAH? Masalah Epistemik Demokrasi & Solusinya

Dalam demokrasi yang ukuran kebenaran dari setiap keputusan politiknya adalah suara rakyat, dalam arti apa suara rakyat bisa salah?

Buku ini menghadirkan demokrasi sebagai problem epistemologis: problem penghitungan kebenaran bersama. Dalam demokrasi, penghitungan itu bertumpu pada transparansi pengetahuan-diri rakyat: suaranya diasumsikan selalu benar. Namun, aumsi ini keliru sebab ada fenomena suara-lebih.

Kita butuh pergeseran paradigmatis: dasar kebenaran bersama adalah intelek umum, yakni lumbung pengetahuan sosial-ekologis, bukan transparansi pengetahuan-diri. Dari perpektif ini, dirancanglah teori keadilan sebagai teori tentang metabolisme ekososial yang menghapuskan empat jenis nilai-lebih. Dengan begitu, ditemukan tiga prinsip keadilan yang menjadi landasan desain kelembagaan politik yang konvivial.

Bagaimana jika pemerintahan diserahkan sepenuhnya kepada mesin yang secara algoritmis menentukan kebijakan terbaik berdasar input semua aktivitas kita? Bagaimana jika kita membuat sistem pemerintahan berbasis undian lintas-spesies yang memungkinkan presiden kita tahun ini adalah Gunung Gamalama dan wakil presidennya seekor kerang hijau asal Bangka? Bagaimana jika suara kaum yang paling terdiskriminasi dari segi ras, kelas, dan gender kita jadikan patokan kebenaran bersama dalam politik? Singkatnya: setelah kita meninggalkan asumsi demokrasi, bagaimana kita membayangkan tatanan politik yang adil?

Penulis: Martin Suryajaya
Penata isi letak: Bima Iswarta
Perancang sampul: Alit Ambara
Cetakan pertama, Agustus 2025
ix + 100 hlm, 12,93 x 19,79 cm
ISBN: 000-000-00000-0-0
harga: Rp 80.000,-

Diterbitkan oleh Penerbit Gang Kabel.

Untuk pemesanan silahkan kontak kami di:
E-mail: penerbitgangkabel@gmail.com
IG: @gang kabel
tokopedia: https://tokopedia.link/archive-gangkabel
Penerbit: Gang Kabel

Tinggalkan komentar